Jadi Pacar Sewaan, Wanita Ini Raup Rp 200 Jutaan Setahun
Wednesday, February 15, 2017
Edit
Jakarta - Hari Valentine memang paling tepat dirayakan dengan makan malam bersama pasangan. Tapi bagaimana dengan orang yang sangat ingin merasakan suasana romantis dan tak punya pacar? Sewa teman kencan mungkin bisa jadi jalan keluarnya.

Profesi pacar sewaan atau teman kencan profesional pun saat ini semakin menjamur saja. Itu tidak mengherankan mengingatkan penghasilan yang cukup menggiurkan tapi tanpa banyak bekerja. Salah satu pelaku profesi itu mengatakan bisa mendapat $15.000 atau hampir Rp 200 jutaan setiap tahunnnyaWanita itu adalah Sophia Chartreuse. Pindah dari Oregon ke New York, Sophia mengaku kekurangan uang untuk menikmati indahnya kota Big Apple. Karenanya, ketika seorang teman menceritkan profesinya sebagai teman kencan profesional, Sophia sangat tertarik kemudian ikut mendaftar.
"Aku ingat awalnya sangat canggung. Aku waktu itu berusia 20 dan mencoba untuk memberi kesan pada orang-orang yang umurnya dua kali di atasku, itu sangat menguji kemampuan sosialku. Aku sangat introver dan tidak pandai bergaul, jadi melakukan ini memaksaku 'keluar dari cangkang' yang mana sebenarnya bagus," kata Sophia dilansir Dailymail.
![]() |
Orang-orang yang menyewa Sophia juga belum tentu pria-pria hidung belang atau pria jomblo. Tak jarang, wanita 23 tahun tersebut mendapat klien dari luar New York yang ingin ditemani jalan-jalan. Profesi tidak biasa itu pun sangat dinikmati Sophia. Apalagi karena penghasilannya bisa digunakan untuk biaya hidup di New York.
![]() |
"Aku ingat awalnya sangat canggung. Aku waktu itu berusia 20 dan mencoba untuk memberi kesan pada orang-orang yang umurnya dua kali di atasku, itu sangat menguji kemampuan sosialku. Aku sangat introver dan tidak pandai bergaul, jadi melakukan ini memaksaku 'keluar dari cangkang' yang mana sebenarnya bagus," kata Sophia dilansir Dailymail.
![]() |
Orang-orang yang menyewa Sophia juga belum tentu pria-pria hidung belang atau pria jomblo. Tak jarang, wanita 23 tahun tersebut mendapat klien dari luar New York yang ingin ditemani jalan-jalan. Profesi tidak biasa itu pun sangat dinikmati Sophia. Apalagi karena penghasilannya bisa digunakan untuk biaya hidup di New York.
![]() |
"Aku ingat awalnya sangat canggung. Aku waktu itu berusia 20 dan mencoba untuk memberi kesan pada orang-orang yang umurnya dua kali di atasku, itu sangat menguji kemampuan sosialku. Aku sangat introver dan tidak pandai bergaul, jadi melakukan ini memaksaku 'keluar dari cangkang' yang mana sebenarnya bagus," kata Sophia dilansir Dailymail.
![]() |
Orang-orang yang menyewa Sophia juga belum tentu pria-pria hidung belang atau pria jomblo. Tak jarang, wanita 23 tahun tersebut mendapat klien dari luar New York yang ingin ditemani jalan-jalan. Profesi tidak biasa itu pun sangat dinikmati Sophia. Apalagi karena penghasilannya bisa digunakan untuk biaya hidup di New York.
![]() |

